Dampak Tingkat Keterampilan Pemain terhadap Pemilihan Hero Deadlock: Dari 1% Teratas hingga 50% Teratas
  • Gaming

  • 09:41, 14.10.2024

Dampak Tingkat Keterampilan Pemain terhadap Pemilihan Hero Deadlock: Dari 1% Teratas hingga 50% Teratas

Dampak Tingkat Keterampilan Pemain Terhadap Pemilihan Hero di Deadlock: Dari Top 1% hingga Top 50%

Deadlock adalah gim MOBA dengan karakter-karakter berbeda seperti umumnya genre ini. Tentu saja, ada hero yang sulit dan mudah untuk dikuasai atau dimainkan. Seorang hero bisa jadi menantang secara mekanik, bergantung pada pengetahuan gim dan komunikasi tim, yang berarti semuanya bergantung pada tingkat keterampilan pemain.

Deadlock tidak terkecuali dari aturan ini. Walaupun gim ini belum memiliki banyak hero, beberapa hero telah mendapatkan perhatian lebih dari pemain dengan MMR lebih tinggi. Misalnya, Haze, sebagai salah satu hero yang paling populer, tidak sulit secara mekanis, dan jika dia mendapatkan keuntungan kecil, dia bisa mengakumulasi kemenangan dan mendominasi seluruh peta. Dia sangat kuat di antara 50% pemain teratas, tetapi melawan lawan yang lebih kuat, performanya jauh lebih buruk. Pemain dengan pemahaman permainan yang lebih baik dapat dengan mudah melacak pergerakannya di peta, membangun item yang tepat, dan tidak membuang-buang kemampuan kontrol, dll.

Mengapa hal ini terjadi?

Tidak setiap pemain dapat memaksimalkan potensi sebuah hero, dan ini berlaku untuk hero yang lebih menantang seperti Paradox, Viscous, Pocket, atau Yamato. Mekanika dan gaya permainan hero-hero ini memerlukan keterampilan dan pengetahuan gim yang signifikan. Hero-hero ini menjadi relevan hanya setelah 10% pemain teratas, ketika pemain memahami manajemen gelombang, rotasi peta, farming, dan aspek makro lainnya, termasuk mekanika yang baik. Ini terutama terlihat pada 1% teratas, di mana hero dipilih untuk melengkapi komposisi tim, memprioritaskan hero kuat lainnya atau berkreasi dengan salah satu dari mereka. Pada level yang lebih rendah, keadaannya sebaliknya: pemain tidak dapat tampil sebaik hero seperti Paradox, meskipun mereka masih bisa belajar dan menekan tombol dengan baik. Namun, kenyataannya adalah bahwa pemahaman gim dan pengambilan keputusan selama pertandingan sangat penting. Itulah sebabnya pada peringkat yang lebih rendah, hero yang sederhana untuk dieksekusi, seperti Infernus, Mo & Krill, dan Haze, sangat kuat.

Terkadang, kondisi tertentu perlu diciptakan untuk hero, dan lebih sering lagi, ini terjadi di peringkat yang lebih tinggi di mana kondisi ini dapat terpenuhi. Salah satu hero yang paling menarik untuk dipertimbangkan adalah Infernus. Meskipun dia adalah hero yang mudah dan sangat kuat, sesungguhnya sangat sulit memainkannya dari posisi tertinggal atau saat ditekan di jalur. Dalam kasus ini, pendukung Anda menciptakan banyak ruang untuk Anda, dan selama pertandingan, Anda selalu dapat mengandalkan serangan yang baik dan bermain sebagai pengikut. Inilah cara pemain kuat menggunakannya sekarang untuk mengamankan kemenangan mudah.


Jadi, alasan untuk ini adalah:

  • Pemahaman permainan secara keseluruhan
  • Keterampilan mekanis pemain
  • Kemampuan berinteraksi dengan rekan tim
  • Potensi dan kemampuan hero
  • Fleksibilitas hero
  • Kekuatan hero relatif terhadap pembaruan
Cara mengoptimalkan PC genggam Anda untuk bermain game
Cara mengoptimalkan PC genggam Anda untuk bermain game   
Article

Apakah ada pengecualian?

Tentu saja, ada pengecualian dalam Deadlock. Dynamo, meskipun dilabeli sebagai hero yang baik untuk pemula, sangat tidak populer dan berkinerja buruk pada level rendah. Masalahnya terletak pada desain hero dan komunikasi tim, serta faktor-faktor lain dalam permainan. Selain itu, setelah pembaruan terakhir, hero McGinnis menjadi sangat kuat kembali. Ini adalah salah satu kasus di mana hero yang sangat mudah dieksekusi menjadi kuat, membuatnya efektif untuk semua orang. Dalam kasus seperti ini, hero dianggap terlalu kuat dan kemungkinan akan segera dinetralisasi. Hero serupa adalah Abrams, meskipun kemampuannya menawarkan sedikit lebih banyak potensi, dan keahliannya sedikit lebih tinggi.

Kesimpulan

Deadlock mencontohkan dinamika permainan MOBA, di mana kinerja hero bervariasi tergantung pada tingkat keterampilan pemain, pemahaman permainan, dan kemampuan bekerja dalam tim. Sementara hero tertentu seperti Haze atau Infernus dapat diakses dan kuat untuk pemula, mereka sering kesulitan melawan pemain yang lebih berpengalaman yang dapat menandingi kekuatan mereka dengan strategi dan mekanika. Sebaliknya, hero menantang seperti Paradox dan Yamato memerlukan pengetahuan dan penguasaan yang lebih dalam, dan baru menjadi benar-benar berdampak pada level permainan yang lebih tinggi. Gim ini juga mengalami perubahan keseimbangan melalui pembaruan, seperti hero McGinnis dan Abrams. Mereka terlalu kuat di setiap MMR, sehingga pengembang mencoba untuk menetralkannya. Akhirnya, kesuksesan dalam Deadlock dibentuk tidak hanya oleh keterampilan individu tetapi juga pemahaman holistik tentang mekanika permainan, dinamika tim, dan adaptabilitas hero.

Konten tambahan tersedia
Kunjungi Twitter bo3.gg
Komentar
Berdasarkan tanggal 
Clash.gg 3 cases