
Janusz "Snax" Pogorzelski telah menjadi inti dari kisah sukses G2 di Perfect World Shanghai Major 2024. Setelah bergabung dengan tim pada bulan Juli, ia membantu G2 memenangkan dua acara besar—BLAST Premier: Fall Final dan BLAST Premier: World Final—dan mencapai grand final Esports World Cup. Kini, penampilan luar biasanya di Major telah memandu G2 ke babak playoff, membuktikan bahwa meskipun telah lama jauh dari level tertinggi, Snax masih memiliki daya saing yang dibutuhkan.
Kisah Comback
Setelah meninggalkan Virtus.pro, banyak yang mengira karier Snax di level tertinggi telah berakhir. Dia bermain di tim-tim Polandia tingkat bawah dengan kesuksesan terbatas. Masa depannya di Counter-Strike tier satu tampak suram sampai mantan rekannya, Wiktor "TaZ" Wojtas, yang kini menjadi pelatih G2, melihat potensinya sebagai IGL tier atas. TaZ mendorong untuk membawa Snax ke G2 sebagai pemimpin dalam permainan baru mereka, menggantikan Rasmus "HooXi" Nielsen.

Langkah ini datang dengan ekspektasi tinggi. Snax diharapkan menambah daya tembak sambil memberikan kepemimpinan berpengalaman. Kedatangannya menandai perubahan besar bagi G2, yang sebelumnya menghadapi ketidak konsistenan. Hasil awalnya goyah, dan penampilan individu Snax bahkan lebih buruk daripada HooXi dalam beberapa kesempatan. Banyak yang mempertanyakan keputusan ini, namun kepercayaan tim kepadanya terbayar ketika mereka memenangkan dua turnamen besar dalam beberapa bulan.
Keunggulan Tahap Eliminasi
Pada Shanghai Major, Snax akhirnya menemukan ritmenya. Penampilannya yang konsisten telah menjadi kekuatan pendorong bagi G2 sepanjang Tahap Eliminasi. Rating keseluruhannya sebesar 6.0 berbicara banyak tentang permainannya yang stabil, dengan penampilan yang menonjol dalam pertandingan kunci:
- The MongolZ: 6.1
- BIG: 6.1
- 3DMAX: 5.6
- FaZe: 6.1
Adaptasi Snax ke peran yang lebih suportif—posisi yang sebelumnya tidak dikenalinya—membantu mengungkapkan potensi G2. Sebelumnya ia bermain sebagai pemain bintang, tetapi dalam perannya saat ini, fokusnya pada penguasaan peta dan keputusan cerdas dalam permainan sangat berharga.


Raja Clutch di Major
Salah satu momen menentukan Snax terjadi melawan 3DMAX ketika ia memenangkan clutch 1v2 yang krusial, mengamankan pertandingan best-of-one yang penting. Kemampuannya untuk menyelesaikan ronde-ronde sulit telah menjadi kunci kesuksesan G2 di acara ini. Snax memenangkan empat clutch dan tetap menjadi salah satu pemain terdepan dalam statistik ini. Gaya permainan clutch-nya membantu menstabilkan tim, menciptakan ruang bagi bintang-bintang seperti Nikola "NiKo" Kovač, Mario "malbsMd" Samayoa dan Ilya "m0NESY" Osipov untuk bersinar.
Meskipun perjalanan G2 tidak sempurna—mereka kalah dari The MongolZ—tim berhasil bangkit kembali dengan mengalahkan BIG, 3DMAX, dan FaZe untuk mencapai babak playoff.
Keunggulan Pengalaman
Snax menonjol sebagai satu-satunya pemenang Major di roster G2, setelah meraih gelar di ESL One Katowice 2014 bersama Virtus.pro. Meski sudah satu dekade berlalu, kekayaan pengalamannya terus menjadi pembeda dalam permainan. Pengetahuannya tentang lingkungan tekanan tinggi, dipadukan dengan kemampuannya untuk tampil dalam situasi clutch, telah menjadi landasan kesuksesan G2.

Babak Akhir yang Kritis?
Major ini mungkin menjadi turnamen terakhir Snax dengan G2. Laporan menunjukkan NiKo akan bergabung dengan Falcons pada tahun 2025, yang dapat memicu perubahan roster lebih lanjut di dalam tim. Jika rumor ini benar, G2 mungkin menjalani perombakan total, dan Snax berpotensi akan tanpa tim.
Namun, Snax memastikan bahwa jika ini adalah perjalanan terakhirnya, itu akan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Kemampuannya untuk beradaptasi dan memimpin di panggung besar menunjukkan bahwa ia masih layak berada di level tertinggi.

Apa Selanjutnya untuk G2?
Dengan playoff yang semakin dekat, G2 terlihat kuat. Pengalaman dan keputusan bijak Snax akan sangat penting dalam pertandingan yang sulit di mana kesalahan kecil dapat berakibat fatal.
Kembalinya Snax bukan sekedar comeback singkat—ini menjadi kisah sukses nyata. Dia telah mengejutkan semua orang, menunjukkan bahwa usia dan waktu jauh dari level tertinggi tidak menghentikan seorang pemain hebat. Jika G2 memenangkan Major, itu akan menjadi salah satu kisah comeback terbaik dalam sejarah Counter-Strike.
Pertandingan Teratas Mendatang
Komentar