
Dalam patch 7.39e, Juggernaut tetap menjadi salah satu pilihan utama untuk menaikkan MMR berkat kesederhanaan dan efektivitasnya di semua tahap permainan. Fase laning yang kuat dengan Blade Fury, farming yang konsisten dengan Battle Fury, dan daya tahan tinggi melalui Healing Ward menjadikannya carry serbaguna untuk pemain dari berbagai tingkat keterampilan. Bahkan tanpa mekanik atau aspek yang kompleks, Juggernaut secara andal memberikan dampak dalam pertandingan dan sering kali menjadi kunci kemenangan.
Kemampuan
Blade Fury — Memberikan kekebalan sihir dan memberikan damage sihir AoE. Alat inti untuk laning yang aman dan farming di awal permainan.

Healing Ward — Memanggil ward yang menyembuhkan sekutu. Bagus untuk pertarungan berkelanjutan, push, dan pemulihan tim.

Blade Dance — Kemampuan pasif yang memberikan peluang untuk serangan kritis. Berkembang baik dengan item dan memberikan damage fisik yang kuat.

Omnislash — Ultimate yang menebas musuh secara beruntun. Ideal untuk mengeliminasi target kunci dan dominasi di pertengahan permainan.
Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:
- Fase laning yang kuat dengan Blade Fury
- Tempo farming tinggi dan transisi ke pertengahan permainan
- Utilitas tim dan pemeliharaan melalui Healing Ward
- Burst target tunggal yang kuat dengan Omnislash
- Menyesuaikan dengan baik pada berbagai kondisi permainan
Kekurangan:
- Rentan terhadap disable saat Blade Fury sedang cooldown
- Membutuhkan timing item yang baik
- Sulit pulih tanpa keuntungan awal
- Healing Ward mudah dihancurkan jika diposisikan buruk
- Kesulitan melawan AoE magic damage dan kontrol teamfight
Build Skill
- Level 1: Blade Fury
- Level 2: Healing Ward
- Level 3: Blade Dance
- Level 4: Blade Fury
- Level 5: Blade Fury
- Level 6: Omnislash
Prioritas Skill: Blade Fury → Healing Ward → Blade Dance Ultimate: Tingkatkan sesegera mungkin

Talent Tree
- Level 10: –12s cooldown Healing Ward
- Level 15: +1% regen HP maks dari Healing Ward
- Level 20: +2 serangan untuk menghancurkan Healing Ward
- Level 25: 50% lifesteal dari Blade Dance
Build Item
Item Awal:
- Tango
- Quelling Blade
- Magic Stick
- Slippers of Agility

Sepatu:
- Power Treads — untuk attack speed dan pengalihan stat
Item Inti:
- Battle Fury — memungkinkan farming cepat dan scaling
- Manta Style — dispel dan menambah daya tahan
- Black King Bar — perlindungan dari disable
- Aghanim's Scepter — memberikan Swiftslash
Item Situasional:
- Butterfly — evasion dan DPS
- Abyssal Blade — lockdown dan kekuatan di garis depan
- Satanic — lifesteal dan sustain
- Eye of Skadi — anti-heal dan slow
- Nullifier — melawan item defensif
- Blink Dagger — mobilitas dan inisiasi

Cara Bermain Juggernaut
Selama fase laning, fokus pada last hits dan trade yang aman menggunakan Blade Fury. Gunakan Healing Ward untuk pemulihan setelah pertempuran kecil. Setelah mendapatkan item kunci seperti Battle Fury dan Manta, percepat farming dengan membersihkan jungle dan wave. Di pertengahan permainan, cari peluang untuk mengisolasi dan mengeliminasi musuh dengan Omnislash. Selama teamfight, posisikan diri untuk masuk setelah inisiasi, menggunakan Blade Fury dan Omnislash untuk membersihkan. Sembunyikan Healing Ward tetapi tetap efektif.

Matchup
Kuat melawan:
- Viper
- Slardar
- Centaur Warrunner

Lemah melawan:
- Morphling
- Visage
- Death Prophet
Item Counter
- Ghost Scepter — meniadakan damage serangan langsung
- Glimmer Cape — menghilangkan target Omnislash
- Eul's Scepter — alat pelarian dan menonaktifkan ultimate
- Force Staff — memposisikan ulang sekutu keluar dari Omnislash
- Heaven’s Halberd — menonaktifkan crit Juggernaut
Juggernaut tetap menjadi pilihan yang bagus untuk carry dalam patch 7.39e karena ia menawarkan kombinasi mobilitas, damage, penyembuhan, dan fleksibilitas yang hebat. Ini membuatnya lebih dari mampu menjadi kekuatan yang kuat dalam sebuah pertandingan, baik publik maupun yang lebih serius.
Komentar
Pertandingan Teratas Mendatang




Belum ada komentar! Jadilah yang pertama bereaksi