
VCT 2025: EMEA Stage 2 telah menjadi ajang bagi bintang baru dan veteran yang telah terbukti. Meskipun strategi dan kerja sama tim tetap penting, sering kali kecemerlangan individu dari pemain unggulan yang menentukan pertandingan. Berikut adalah 10 pemain terbaik dari babak grup, diurutkan berdasarkan ACS, dengan penampilan dan dampak mereka.
Peringkat 10: Giorgios "Keiko" Sanassy
Pemain muda Liquid, Keiko, menunjukkan stabilitas dan potensi fragging tinggi sepanjang Stage 2. Kemampuannya bertahan dan masuk tajam menjadikannya salah satu pemain paling berharga bagi Liquid.
- ACS: 227
- Kill/Round: 0.87
- Death/Round: 0.63
- ADR: 146

Peringkat 9: Hazem "Avez" Khaled
Avez membuktikan dirinya sebagai salah satu fragger utama untuk Karmine Corp. Kemampuannya untuk secara konsisten memberikan damage dan mempertahankan posisinya menjadikannya bagian yang dapat diandalkan dari tim.
- ACS: 232
- Kill/Round: 0.82
- Death/Round: 0.72
- ADR: 151


Peringkat 8: Dominykas "MiniBoo" Lukaševičius
MiniBoo terus naik dengan entri yang berdampak dan permainan percaya diri. Gaya agresifnya sering kali mengubah tempo menjadi keuntungan bagi Heretics dalam berbagai seri.
- ACS: 232
- Kill/Round: 0.83
- Death/Round: 0.71
- ADR: 149

Peringkat 7: Emir Ali "Alfajer" Beder
Sebagai pertahanan kuat untuk Fnatic, Alfajer sekali lagi menggabungkan posisi yang kuat dengan fragging yang konsisten. Kemampuannya untuk menghukum kesalahan dan mempertahankan situs terbukti penting bagi tim.
- ACS: 234
- Kill/Round: 0.85
- Death/Round: 0.70
- ADR: 155

Peringkat 6: Burak "LewN" Alkan
Salah satu bintang termuda di turnamen, LewN mengesankan dengan duel tanpa rasa takut dan mekanik yang tajam. Kerja entri percaya dirinya membantu BBL bersaing di level tertinggi.
- ACS: 236
- Kill/Round: 0.85
- Death/Round: 0.71
- ADR: 150


Peringkat 5: Enes "RieNs" Ejderli
Kombinasi konsistensi dan kemampuan clutch RieNs sekali lagi menempatkannya di antara yang terbaik. Kemampuannya untuk bertahan di ronde akhir membuatnya menjadi penyelesai yang dapat diandalkan untuk Heretics.
- ACS: 239
- Kill/Round: 0.84
- Death/Round: 0.66
- ADR: 162

Peringkat 4: Kajetan "kaajak" Haremski
Bintang yang sedang naik daun dari Fnatic, kaajak memberikan dampak di berbagai peta. Permainan agresifnya dan adaptabilitasnya memberikan Fnatic opsi fragging sekunder yang solid sepanjang Stage 2.
- ACS: 240
- Kill/Round: 0.85
- Death/Round: 0.71
- ADR: 157

Peringkat 3: Mert "Wo0t" Alkan
Wo0t menegaskan dirinya sebagai salah satu duelist paling mematikan di EMEA. Dengan ACS tinggi dan konsistensi, ia memainkan peran kunci dalam mendorong Heretics jauh ke dalam kompetisi.
- ACS: 241
- Kill/Round: 0.86
- Death/Round: 0.67
- ADR: 154


Peringkat 2: Nikita "Derke" Sirmitev
Dikenal sebagai salah satu pemain paling eksplosif di wilayah ini, Derke sekali lagi memberikan performa gemilang untuk Vitality. Kemampuannya untuk membuka ronde dan memberikan tekanan terus-menerus pada lawan membuatnya tetap di puncak.
- ACS: 244
- Kill/Round: 0.85
- Death/Round: 0.73
- ADR: 163

Peringkat 1: Ugur "Ruxic" Güç
Ruxic muncul sebagai pemain yang menonjol di Stage 2. Dengan ACS yang mengesankan dan hampir satu kill per ronde, ia menjadi kekuatan pendorong di balik penampilan kuat NAVI dalam turnamen.
- ACS: 252
- Kill/Round: 0.93
- Death/Round: 0.70
- ADR: 161

VCT 2025: EMEA Stage 2 berlangsung dari 16 Juli hingga 1 September. Sebagai bagian dari acara ini, 12 tim mitra akan bersaing untuk mendapatkan hadiah sebesar $250,000 dan dua slot di VALORANT Champions 2025. Untuk informasi lebih lanjut tentang turnamen, kunjungi tautan.
Komentar
Pertandingan Teratas Mendatang
Belum ada komentar! Jadilah yang pertama bereaksi