Persia
Yang Zi-on
Pengaturan Persia
Unduh config Persia 2026
Pengaturan dan setup Persia, termasuk CFG, crosshair, viewmodel, sensitivitas, dan lainnya
Pengaturan mouse
DPI80045%
Sensitivitas0.271%
Sensitivitas WindowsTidak Diketahui5%
Sensitivitas dengan scopeTidak Diketahui9%
Sensitivitas ADSTidak Diketahui45%
eDPI2161%
Hz100067%
Buffer input mentahTidak Diketahui24%
sensitivity 0.27
AIM Stats
Statistik
Nilai
Rata-rata
Rata-rata keseluruhan
Saat ini tidak ada data
Perbandingan sensitivitas
RR 1.53
Pengaturan video
pratinjauGraphics Quality
Kualitas TeksturTidak Diketahui19%
Kualitas DetailTidak Diketahui19%
Kualitas AntarmukaTidak Diketahui19%
Kualitas MaterialTidak Diketahui19%
DistorsiTidak Diketahui19%
Tingkatkan KejelasanTidak Diketahui20%
Efek Cahaya (Bloom)Tidak Diketahui19%
Bayangan TertangkapTidak Diketahui19%
VignetteTidak Diketahui19%
V-SyncTidak Diketahui30%
Penajaman EksperimentalTidak Diketahui28%
Anti-AliasingTidak Diketahui19%
Rendering MultithreadTidak Diketahui19%
Penyaringan AnisotropikTidak Diketahui20%
Accessibility
Warna Sorotan MusuhTidak Diketahui47%
General
Resolusi1920x108028%
Rasio Aspek16:930%
Mode TampilanLayar Penuh93%
Metode Rasio AspekFill69%
Tanya Jawab
Persia menggunakan Logitech G Pro X Superlight 2 Black sebagai mouse saat ini. Model ini terkenal dengan desainnya yang sangat ringan, yang memungkinkan gerakan cepat dan presisi—fitur penting untuk gameplay FPS tingkat tinggi. Sensor andal dan desain ergonomisnya menjadikannya pilihan populer di kalangan pemain profesional yang menuntut akurasi dan responsivitas selama pertandingan intens.
Persia mengandalkan monitor ZOWIE XL2546K, yang menjadi andalan di dunia esports berkat refresh rate 240Hz dan waktu respons yang cepat. Monitor ini dirancang untuk meminimalkan blur gerakan dan memberikan visual yang sangat halus, memberikan Persia keunggulan signifikan dalam melacak target yang bergerak cepat dan bereaksi terhadap kejadian dalam game dengan lag input minimal.
Persia saat ini mengatur DPI mouse-nya ke 800 dan sensitivitas dalam game ke 0.27, menghasilkan DPI efektif (eDPI) sebesar 216. Pengaturan ini mencapai keseimbangan antara presisi dan putaran cepat, memungkinkan gerakan crosshair yang terkontrol untuk bidikan yang akurat sambil tetap memungkinkan penyesuaian cepat selama pertarungan yang cepat.
Crosshair Persia dikonfigurasi agar ringkas dan minimalis, dengan mengutamakan visibilitas yang jelas dengan desain yang statis dan tidak berantakan. Pengaturan ini membantu mempertahankan fokus pada target tanpa gangguan, mendukung penempatan tembakan yang tepat dan pelacakan bidikan yang konsisten, yang sangat penting untuk permainan kompetitif.
Persia menggunakan keyboard Wooting 60HE+, yang memiliki teknologi input analog. Ini memungkinkan gerakan yang lebih halus dan aktuasi cepat, memberinya kontrol lebih besar atas gerakan karakter dan kemampuan untuk melakukan manuver kompleks dengan penundaan minimal—keunggulan yang dicari oleh banyak pemain profesional.
Persia bermain Valorant pada resolusi 1920x1080 dengan rasio aspek 16:9, ditampilkan dalam mode layar penuh. Kombinasi ini memastikan bidang pandang yang luas dan kejernihan visual optimal, yang membantu dalam mendeteksi lawan dan mempertahankan kesadaran situasional tanpa mengorbankan frame rate.
Persia memilih mousepad kustom, yang kemungkinan memberikan permukaan yang disesuaikan dengan preferensi meluncur dan daya berhentinya. Mousepad kustom dapat meningkatkan konsistensi gerakan mouse, memastikan umpan balik taktil dan kontrol yang diperlukan untuk flicks akurat dan penyesuaian mikro.
Persia bermain dalam mode layar penuh dengan metode rasio aspek diatur ke 'Fill.' Mode layar penuh mengurangi latensi input dan memaksimalkan performa, sementara pengaturan 'Fill' memastikan gambar sepenuhnya memenuhi layar, menghilangkan bilah hitam dan mempertahankan imersi selama permainan.
Persia menggunakan polling rate 1000Hz pada mouse-nya, yang berarti mouse melaporkan posisinya ke komputer 1000 kali per detik. Polling rate yang tinggi ini menghasilkan gerakan kursor yang sangat responsif, memungkinkan pelacakan presisi dan waktu reaksi lebih cepat selama situasi tekanan tinggi.
Berdasarkan data yang tersedia, Persia saat ini menggunakan 800 DPI dan sensitivitas 0.27, tanpa perubahan historis yang tercatat. Konsistensi ini menunjukkan bahwa dia telah menemukan pengaturan optimal yang sesuai dengan gaya bermainnya dan lebih memilih mempertahankannya, mencerminkan fokus pada penguasaan konfigurasi pilihannya daripada sering mengubahnya.
Komentar
Berdasarkan tanggal






Belum ada komentar! Jadilah yang pertama bereaksi