
BLAST Slam II berakhir kemarin, menandai akhir dari event tier satu kedua di tahun 2025. Turnamen bernilai jutaan dolar ini menampilkan format unik yang memikat penonton dengan kompetisi yang cepat dan intens. Jika Anda melewatkan pertarungan epik ini atau ingin mengunjungi kembali cerita utama dari acara ini, kami siap membantu Anda! Berikut adalah kejutan dan kekalahan terbesar dari BLAST Slam II.
Kejutan Terbesar di BLAST Slam II
Gaimin Gladiators Menemukan Keseimbangan Mereka

Meskipun BLAST Slam II berlangsung hanya beberapa hari setelah FISSURE Playground #1 berakhir, event tier satu pertama tahun ini, kami melihat beberapa peningkatan drastis dari tim-tim. Salah satunya adalah performa hebat Gaimin Gladiators, yang berhasil meraih posisi runner-up.
Prestasi ini mengikuti hasil mengecewakan mereka di acara FISSURE, di mana mereka keluar di posisi 9-11. Meskipun ini mungkin bukan tonggak yang signifikan dibandingkan dengan status dominan GG di tahun 2023/2024, ini menandakan perbaikan yang jelas setelah mereka mengalami kesulitan panjang setelah The International, terutama setelah tim mengganti dyrachyo dengan watson.
Kapten tim Gaimin, Seleri, memposting setelah acara: "Akhir yang kasar untuk turnamen yang bagus, senang dengan semua perbaikan yang kami lakukan, dan akan terus maju."

Nigma Galaxy Kembali?

Kejutan besar lainnya di BLAST Slam II adalah penampilan Nigma Galaxy! Meskipun memiliki salah satu susunan pemain paling populer di setiap turnamen, Nigma sering dianggap sebagai underdog. Tim ini telah beberapa kali menunjukkan kecemerlangan, tetapi lama berjuang untuk menemukan konsistensi. Namun, BLAST Slam II memberikan panggung sempurna bagi skuad Timur Tengah ini untuk bersinar.
Dengan Ghost menggantikan Miracle-, Nigma berhasil meraih kemenangan mengesankan melawan lawan tangguh, termasuk Team Falcons, PARIVISION, dan Xtreme Gaming. Dalam babak playoff, mereka bahkan berhasil mengambil satu map dari Tundra Esports, yang akhirnya menjadi juara acara ini. Penampilan Nigma Galaxy di BLAST Slam II pasti akan memposisikan mereka sebagai pesaing yang lebih kuat di turnamen mendatang.
Kekalahan Terbesar di BLAST Slam II
Team Liquid Kesulitan di Event Lain

Juara The International (TI) saat ini sedang melalui fase sulit, dengan performa yang kurang memuaskan dan hasil yang mengecewakan. Setelah mengganti 33 dengan SabeRLight-, Liquid kesulitan untuk mendapatkan kembali pijakannya di turnamen. Meskipun mereka tampil impresif di ESL One Bangkok, meraih posisi runner-up, tim ini belum mampu mempertahankan konsistensi.
Dalam Babak Grup BLAST Slam II, Liquid mengalami kekalahan dari BetBoom Team dan Yakult Brothers. Perjalanan Playoff mereka berumur pendek, karena mereka disingkirkan oleh PARIVISION dengan kekalahan 2-1. Team Liquid akhirnya finis di posisi 7-8, mencerminkan posisi mereka di turnamen sebelumnya, FISSURE Playground #1.

Performa Kurang Memuaskan BetBoom Team

BetBoom Team memasuki acara ini sebagai juara bertahan, setelah memenangkan edisi pertama BLAST Slam hanya dua bulan yang lalu—menandai kemenangan tier satu pertama mereka. Namun, mereka tidak mampu mengulangi kesuksesan tersebut di edisi kedua, memberikan penampilan yang kurang memuaskan sepanjang turnamen.
Dalam Babak Grup, BetBoom mengalami kekalahan dari Tundra Esports, Yakult Brothers, dan Talon Esports. Perjalanan playoff mereka berakhir dengan eliminasi di tangan Team Falcons, menghasilkan finis di posisi 7-8.
Pertandingan Teratas Mendatang
Komentar