Kampanye Pemegang Saham Menyoroti Penanganan Kadokawa terhadap Game FromSoftware
- winkoyx
News
13:48, 13.06.2026
2

Kadokawa Corporation menghadapi tekanan dari investor aktivis, termasuk Oasis Management, untuk mengubah strategi gamenya menjelang rapat pemegang saham pada 24 Juni di Jepang. Proposal tersebut menargetkan ketergantungan perusahaan pada mitra eksternal seperti Bandai Namco dan mendorong FromSoftware untuk bergerak menuju penerbitan mandiri gimnya.
Investor Menargetkan Strategi Gaming Kadokawa
Oasis Management meluncurkan kampanye untuk mengganti CEO Kadokawa, Takeshi Natsuno, dengan menuduhnya salah mengelola seluruh perusahaan. Dana investasi tersebut mengklaim Kadokawa kehilangan pendapatan besar setiap kali mereka mengizinkan perusahaan eksternal untuk menerbitkan judul FromSoftware.
Investor menunjuk Elden Ring sebagai contoh utama karena FromSoftware menerbitkan gim tersebut di Jepang sementara Bandai Namco menangani semua distribusi luar negeri. Presentasi keuangan menunjukkan bahwa lebih dari sembilan puluh persen penjualan berasal dari luar Jepang, meninggalkan Kadokawa dengan hanya sebagian kecil dari keuntungan global yang besar.
Oasis berargumen bahwa Kadokawa telah memperluas kemampuan internalnya dan bahwa distribusi digital modern membuat penerbitan mandiri lebih praktis daripada sebelumnya. Dana tersebut mengatakan telah mendorong ide ini sejak 2020 dan mencatat bahwa penerbitan mandiri muncul dalam rencana manajemen Kadokawa pada 2023 sebelum dihapus kemudian.
Presentasi tersebut juga mencakup analisis skenario yang menyatakan bahwa jika FromSoftware merilis gim hit lain dengan lebih dari 30 juta kopi terjual, ketergantungan yang berkelanjutan pada penerbit eksternal akan kembali mengurangi potensi pendapatan bagi pemegang saham Kadokawa.

Perdebatan Penerbitan Mandiri dan Kendala Studio
Oasis Management mengklaim FromSoftware seharusnya mengambil kendali penuh atas penerbitan gimnya sendiri, termasuk rilis besar di masa depan. Namun, situasinya kompleks karena studio tidak sepenuhnya memiliki beberapa properti intelektual utamanya.
Elden Ring sepenuhnya dimiliki oleh FromSoftware, yang berarti entri masa depan dapat diterbitkan secara mandiri. Pada saat yang sama, waralaba seperti Dark Souls, Demon’s Souls, dan Bloodborne melibatkan hak yang dipegang oleh Bandai Namco dan Sony, yang memerlukan kesepakatan baru untuk setiap perubahan penerbitan.
Proyek berikutnya dari FromSoftware, The Duskbloods, sepenuhnya dimiliki oleh studio, termasuk hak penerbitan. Ini menjadikannya salah satu ujian besar pertama apakah perusahaan bergerak menuju model penerbitan yang lebih mandiri.
Kadokawa memiliki saham pengendali di FromSoftware, studio di balik Elden Ring, Dark Souls, Sekiro: Shadows Die Twice, dan Bloodborne. Bandai Namco telah lama menjadi mitra penerbitan global utama untuk beberapa judul ini, terutama Elden Ring, yang menjadi salah satu rilis paling sukses dalam sejarah studio.
Sumber
news.denfaminicogamer.jp


Komentar2