Bisakah Tundra Esports Melanjutkan Dominasi Mereka Tidak Hanya di BLAST? — Pratinjau DreamLeague Season 27
- Smashuk
Article
19:08, 07.12.2025

Baru saja selesai BLAST Slam V dan komunitas Dota 2 dunia bersiap untuk acara berikutnya — DreamLeague Season 27, yang akan menjadi salah satu acara paling sengit dalam kalender. Tim-tim terkuat di dunia akan berkumpul secara online dari tanggal 10 hingga 21 Desember untuk membuktikan dominasi mereka dan bersaing memperebutkan hadiah sebesar $1,000,000 dan poin EPT yang penting.
Format Turnamen
- Group Stage — 10–16 Desember, online. Dua puluh empat tim akan bersaing dalam format Swiss, di mana semua pertandingan berlangsung dalam format Bo3. Delapan tim teratas langsung melaju ke babak playoff, sementara tim lainnya menyelesaikan penampilan mereka.
- Playoffs — 17–21 Desember, online. Delapan tim bersaing dalam sistem Double Elimination. Semua pertandingan Bo3, kecuali grand final yang berlangsung dalam format Bo5.
Favorit Utama — Tundra Esports
Tundra Esports datang ke DreamLeague Season 27 sebagai kandidat utama untuk kemenangan, berdasarkan kemenangan gemilang mereka baru-baru ini di BLAST Slam V, di mana mereka dengan yakin meyakinkan semua yang meragukan. Tim ini baru saja menghancurkan Team Yandex 3:0 di grand final, menunjukkan pemahaman yang jelas tentang meta saat ini.

Penantang Gelar — Team Falcons dan MOUZ
Team Falcons, meskipun sebagai juara bertahan The International 2025, mulai mengalami penurunan. Tim ini memulai musim sebagai favorit absolut, namun beberapa turnamen terakhir mereka terhenti sebelum mencapai grand final. Meski demikian, Team Falcons tetap menjadi tim berbahaya dengan pengalaman yang luas. Dengan segala masalah mereka, mereka masih masuk dalam daftar favorit utama turnamen dan dapat dengan cepat kembali ke bentuk kemenangan mereka.
MOUZ datang ke DreamLeague Season 27 dengan hasil yang solid di BLAST Slam V, di mana mereka menyelesaikan turnamen di posisi keempat. Meskipun mereka tidak mencapai kesuksesan yang mereka raih di PGL Wallachia Season 6, MOUZ tetap menjadi penantang serius untuk gelar dengan pemahaman yang jelas tentang permainan dan kemampuan untuk bersaing di level tertinggi.
Kuda Hitam — PARIVISION
PARIVISION datang ke DreamLeague Season 27 dalam situasi yang aneh, setelah pelatih legendaris mereka, Filipe "Astini" Astini tiba-tiba meninggalkan organisasi hanya seminggu sebelum turnamen. Ini adalah perubahan signifikan dalam tim yang tidak akan luput dari perhatian. Meskipun ada ketidakstabilan dalam staf pelatih, PARIVISION tetap menjadi penantang serius untuk trofi berkat kumpulan pemain mereka yang luar biasa.
Patut Diperhatikan — Team Liquid
Team Liquid terus menunjukkan permainan yang meningkat di bawah kepemimpinan Michael "miCKe" Vu sebagai kapten tim. Tim ini secara konsisten menunjukkan bahwa mereka pantas berada di antara tim-tim terkuat di dunia, dan bersiap untuk menunjukkan bahwa mereka dapat bersaing di level tertinggi dalam turnamen ini.
DreamLeague Season 27 menjanjikan akan menjadi turnamen yang menarik, di mana Tundra Esports akan berusaha untuk melanjutkan rangkaian kemenangan luar biasa mereka dan menegaskan diri sebagai tim terkuat tahun 2025. Team Falcons akan berusaha untuk kembali ke bentuk kemenangan setelah penurunan baru-baru ini, sementara MOUZ berencana untuk meningkatkan hasil mereka dari turnamen sebelumnya.
Komentar
Pertandingan Teratas Mendatang






Belum ada komentar! Jadilah yang pertama bereaksi